Stroke

Diagnosa

Seseorang yang mengalami stroke biasanya dibawa ke rumah sakit untuk perawatan akut. Pasien yang menderita gejala akibat dari stroke, seperti hemiplegia atau hemiparesis, biasanya pergi untuk ke ahli akupunktur setelah kondisi akutnya telah teratasi. Oleh karena itu kami akan menangani terutama perawatan rehabilitasi hemiplegia dari stroke.

Sementara fokus dari diskusi ini adalah pada sekuela kecelakaan serebrovaskular, materi yang disajikan di sini juga berlaku untuk penyakit Parkinson, infark otak, atau efek setelah operasi otak. Pada dasarnya, kita mengambil pendekatan yang sama ketika menterapi penyakit atau gangguan sistem saraf pusat dimana tangan dan kaki tidak dapat bergerak bebas.

Dalam teks-teks pramodern, masalah seperti kecelakaan serebrovaskular dikenal sebagai stroke-angin. Pasien dengan masalah ini dapat dibagi menjadi dua pola:

1. Pola defisiensi liver / defisiensi Yin / panas, lebih umum dari keduanya. Dalam pola ini, defisiensi panas dari defisiensi Liver yin menyebar ke berbagai organ dan meridian. Gejala-gejala terutama terdiri dari kram otot dan kelumpuhan. Wajahnya bisa merah dan berkilau. Namun, jika wajah tidak berkilau dan pasien mengalami kesulitan untuk bicara dan mengalami demensia, maka prognosisnya buruk. Jika kulit wajah terlalu berkilau atau berkilau, maka artinya ada sejumlah besar defisiensi panas, yang berarti bahwa kesembuhannya lebih mudah dicapai. Hal ini juga baik untuk memeriksa keadaan tangan dan kaki pasien hemiplegic pasca stroke. Biasanya, tangan dan kaki dingin, tetapi pasien yang memiliki tangan dan kaki panas dan tidak nyaman, artinya si pasien memiliki sejumlah besar defisiensi panas.

Riwayat buang air kecil harus diperiksa. Jika pasien mengompol, maka ada defisiensi ginjal yang parah dan prognosisnya buruk. Juga, jika ada nocturia, orang tersebut terkena demam dan menderita akibat dari defisiensi Yang Ginjal. Konstipasi juga sangat umum karena sejumlah besar defisiensi panas dapat mengeringkan tinja. Banyak orang mengkonsumsi obat pencahar (laxatives) setiap hari. Namun, perawatan yang terbaik harus dilakukan untuk menghindari diare karena ini mengarah pada defisiensi cairan yang lebih besar, yang mengakibatkan sembelit yang lebih parah.

Ada juga banyak pasien dalam kategori ini yang memiliki selera makan yang besar. Ini juga terjadi karena defisiensi panas, dan mereka harus disarankan untuk mengurangi asupan makanan mereka. Ketika si pasien tidak dapat mengurangi asupan makanannya, maka prognosisnya buruk. Ada juga yang suka minum minuman beralkohol, jika gejalanya stabil maka meminum dengan jumlah sedikit masih dapat di toleransi. Selain itu, karena kondisi dasar muncul dari pola defisiensi Hati, banyak korban stroke cenderung mudah tersinggung dan mudah marah. Mereka cenderung menegur /mengkritik keluarga terdekat mereka atau orang lain, yang lagi-lagi tipikalnya defisiensi panas. Jika memungkinkan Mereka seharusnya tidak mudah untuk gelisah, karena ini jelas tidak baik untuk kondisi mereka.

Denyut nadi mengambang, besar, dan kuat, yang mana dapat disalahartikan sebagai nadi ekses. Jika nadi mengambang dan lambat, pemulihan menjadi lebih mudah; denyut nadi cepat menunjukkan pemulihan yang lebih sulit. Ketika denyut nadi berubah menjadi tenang selama proses pengobatan, nadi akan berubah dari yang besar dan mengambang menjadi tenggelam dan licin atau menjadi tenggelam dan tegang senar. Pulsa distal kiri (Ht) dan kanan (Lu) tenggelam, tegang senar, dan kuat, yang mana nadinya menunjukkan sejumlah besar panas pada jiao atas.

2. Pola defisiensi limpa / defisiensi Yang / dingin, terjadi ketika tidak memadainya Yang Qi, yang menyebabkan daging/otot menjadi kendor dan tangan, kaki, dan sisa tubuh menjadi dingin. Kadang-kadang, tangan dan kaki menjadi lebih dingin, menyebabkan mati rasa dan rasa sakit. Tidak ada konstipasi, dan sering ada kehilangan nafsu makan. Kulit wajah pucat dan tak bergairah. Ketika tidak ada warna pada wajah, maka prognosisnya buruk. Keseluruhan denyut nadinya tenggelam, tipis, dan defisien. Pulsa tengah kanan (Sp) defisien, tetapi kadang-kadang denyut proksimal kiri (Ki) juga defisien, yang mengindikasikan pola defisiensi Limpa / defisiensi Ginjal / dingin.

 

Penerapan terapi ada dihalaman ini.

 

Leave a Reply